• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Disclaimer

SURAT SUKACITA

Blog tentang Kekristenan

  • Home
  • Ajaran
  • Apologetika
  • Sejarah
  • Arkeologi
  • Tokoh-tokoh
  • Lainnya

Friday, April 29, 2022

Home » Apologetika » Apakah Anak Perempuan Yairus Sudah Mati atau Belum?

Apakah Anak Perempuan Yairus Sudah Mati atau Belum?

  Only Truth     Friday, April 29, 2022

 

Salah satu mukjizat Yesus yang luar biasa adalah ketika Ia membangkitkan kembali anak perempuan Yairus yang mati. Kisah ini direkam dan dicatat oleh Injil Matius, Markus, dan Lukas. Namun ketika kita menyandingkan ketiganya maka akan ada perbedaan, atau beberapa orang menyebutnya sebagai kontradiksi. Perbedaan ini dapat kita lihat pada ayat berikut.


Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup—Matius 9:18
dan memohon dengan sangat kepada-Nya: Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup—Markus 5:23
karena anaknya perempuan yang satu-satunya, yang berumur kira-kira dua belas tahun, hampir mati. Dalam perjalanan ke situ Yesus didesak-desak orang banyak—Lukas 8:42

Jawaban

Markus dan Lukas mencatat bahwa ketika Yairus bertemu Yesus ia mengatakan anaknya hampir mati, namun Matius mencatat sebaliknya. Ketika Yairus bertemu Yesus, Yairus mengatakan jika anaknya baru saja meninggal. Lantas mana yang benar? Apa ini kontradiksi? Mari kita lihat ke dalam bahasa aslinya terlebih dulu.

ταυτα αυτου λαλουντος αυτοις ιδου αρχων ελθων προσεκυνει αυτω λεγων οτι η θυγατηρ μου αρτι ετελευτησεν αλλα ελθων επιθες την χειρα σου επ αυτην και ζησεται—Matius 9:18
και παρεκαλει αυτον πολλα λεγων οτι το θυγατριον μου εσχατως εχει ινα ελθων επιθης αυτη τας χειρας οπως σωθη και ζησεται—Markus 5:23
οτι θυγατηρ μονογενης ην αυτω ως ετων δωδεκα και αυτη απεθνησκεν εν δε τω υπαγειν αυτον οι οχλοι συνεπνιγον αυτον—Lukas 8:42

Matius menggunakan kata Yunani arti eteleutēsen (baru saja meninggal), Markus menggunakan kata eschatōs echei (hampir mati), sedangkan Lukas memakai kata apethnēsken. Kata "saja" atau arti dalam Matius secara literal menunjukkan keadaan pada waktu yang akan datang (future). Jadi, ungkapan "baru saja" di Matius setara dengan kata 'hampir mati' dalam bahasa Yunani. Mengapa demikian? Karena ketiga ungkapan pada ketiga ayat di atas, adalah sebuah ungkapan keadaan "kematian sudah di ambang pintu". Sebagai perbandingan mari kita lihat ayat di bawah yang juga menggunakan kata Yunani yang sama.


A. Galatia 4:20
Betapa rinduku untuk berada di antara kamu pada saat ini dan dapat berbicara dengan suara yang lain, karena aku telah habis akal menghadapi kamu.
ηθελον δε παρειναι προς υμας αρτι και αλλαξαι την φωνην μου οτι απορουμαι εν υμιν
B. 1 Petrus 1:6
Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
εν ω αγαλλιασθε ολιγον αρτι ει δεον εστιν λυπηθεντες εν ποικιλοις πειρασμοις

Apakah kedua ayat di atas yang sama-sama menggunakan kata arti bisa kita terjemahkan menjadi 'baru saja'? Tentu saja tidak bisa. Karena jika diterjemahkan seperti demikian, maka bunyinya akan rancu. Untuk memahami sebuah kata, kita harus kembali melihat secara keseluruhan konteks kalimatnya.


Ungkapan seperti ini bukan masalah bagi orang asli Yunani. Namun akan menjadi masalah serta kebingungan bagi orang non-Yunani atau yang tak mengerti bahasa Yunani. Mereka yang berbahasa ibu Yunani dapat membedakan kalimat di atas baik secara konseptual dan kontekstual. Contohnya, ketika kita mengatakan: "Matilah aku!", apa itu berarti kita benar-benar mati? Tidak bukan? Jadi, ketiga ayat di atas tidaklah bertentangan, hanya saja kurang tepat terjemahannya.

By Only Truth at April 29, 2022
Labels: Apologetika

No comments:

Post a Comment

Recent Posts

Popular Posts

  • Allah Tritunggal dalam Iman Kristen
  • Apakah Kristen dan Nasrani sama?
  • Yesus tidak Membawa Damai, tapi Pedang?
  • Arti Sesungguhnya dari Nama Kristen | Makna dan Sejarah
  • Kematian Yudas: Bukti Kontradiksi dalam Alkitab?

Labels

Ajaran Apologetika Arkeologi Genosida Lain Persekusi Sains Sejarah Tokoh

About

Blog "Surat Sukacita" dibangun dengan tujuan untuk memberitakan Injil Keselamatan seluas-luasnya terutama di Indonesia ... Baca selengkapnya

Others

  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms of Service

Follow by Email

Subsribe to get post update from this blog in your email inbox.

Copyright © SURAT SUKACITA. All rights reserved. Template by Romeltea Media