• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Disclaimer

SURAT SUKACITA

Blog tentang Kekristenan

  • Home
  • Ajaran
  • Apologetika
  • Sejarah
  • Arkeologi
  • Tokoh-tokoh
  • Lainnya

Thursday, May 19, 2022

Home » Apologetika » Kontradiksi Jam Penyaliban Yesus di Injil

Kontradiksi Jam Penyaliban Yesus di Injil

  Only Truth     Thursday, May 19, 2022

Ada perbedaan jam yang dicatat Injl tentang penyaliban Yesus. Markus mencatat jam sembilan sedangkan Yohanes mencatat jam dua belas. Jadi, mana yang benar? Mari kita lihat ayatnya terlebih dahulu.


Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan—Markus 15:25
Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: Inilah rajamu!—Yohanes 19:14

Jawaban

Kita pahami dulu apa makna jam. Jam adalah pembagian hari atas satuan-satuan waktu; jumlahnya dua belas dari terbit hingga terbenamnya matahari dan lamanya tak tetap karena menyesuaikan musim. Hitungan jam yang kita gunakan berbeda dengan hitungan jam zaman Yesus.


Orang Yahudi pada zaman Yesus membagi malam menjadi empat bagian yang masing-masing terdiri dari tiga jam.

  • Jam pertama disebut malam, mulai dari jam 18:00-21:00
  • Jam kedua disebut tengah malam, mulai dari jam 21:00-24:00
  • Jam ketiga disebut kokok ayam, mulai dari jam 00:00-03:00
  • Jam keempat disebut pagi, mulai dari jam 03:00-06:00

Begitu juga pembagian waktu siang yang tak jauh berbeda.

  • Jam pertama, mulai dari jam 06:00-09:00
  • Jam kedua, mulai dari jam 09:00-12:00
  • Jam ketiga, mulai dari jam 12:00-15:00
  • Jam keempat, mulai dari jam 15:00-18:00

Kita bisa melihat salah satu contohnya pada ayat berikut.

Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar—Matius 20:3

Jika jam pertama pagi-pagi jatuh pada pukul 06:00, maka pukul 09:00 bisa juga kita sebut dengan jam ketiga, begitu juga dengan seterusnya.


Injil Matius, Markus, Lukas sama-sama menggunakan perhitungan waktu Yahudi, sedangkan Yohanes menggunakan perhitungan menurut cara Romawi. Contohnya pada Yohanes 4:6.

Now Jacob’s well was there. Jesus therefore, being wearied from His journey, sat thus by the well. It was about the sixth hour—New King James Version
Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas—Terjemahan Baru

Kebiasaan menimba air yang dilakukan masyarakat zaman itu dilakukan pada pagi atau sore hari, dan bukannya pada tengah hari. Terjemahan LAI agaknya kurang tepat, sebab Yesus pasti duduk di sumur Yakub pada jam enam sore waktu Romawi, dan bukan jam dua belas. Yohanes tidak menggunakan perhitungan jam Yahudi melainkan perhitungan jam Romawi.


Jadi, apa yang dicatat Markus dan Yohanes tidaklah bertentangan. Yohanes memang menulis jam enam pagi menurut perhitungan Romawi ketika Pontius Pilatus mengadili Yesus; perkara itu dilakukan sebelum Yesus disalib. Markus menulis jam ketiga atau jam sembilan menurut perhitungan Romawi.


Sebenarnya jika kita menyelidiki lebih lanjut maksud dari kepenulisan Injil Yohanes, Injil itu nampaknya ditujukan pada pembaca Romawi dan Yunani (non-Yahudi). Oleh karena itulah Yohanes menggunakan jam menurut perhitungan Romawi.


Jadi Yesus memang disidang pada jam 6 pagi, kemudian disalibkan jam 9 pagi. Seharusnya LAI menterjemahkan Yohanes 19:14 menjadi jam keenam atau jam 6 pagi ketika Yesus belum disalib. Ada sedikit terjemahan yang kurang tepat yang digunakan LAI sehingga akhirnya membuat kita kadang sulit mengerti. Jika ada kebingungan seperti ini sebaiknya kita kembali mengacu pada bahasa aslinya untuk melakukan pengecekan.

By Only Truth at May 19, 2022
Labels: Apologetika

No comments:

Post a Comment

Recent Posts

Popular Posts

  • Allah Tritunggal dalam Iman Kristen
  • Apakah Kristen dan Nasrani sama?
  • Yesus tidak Membawa Damai, tapi Pedang?
  • Arti Sesungguhnya dari Nama Kristen | Makna dan Sejarah
  • Kematian Yudas: Bukti Kontradiksi dalam Alkitab?

Labels

Ajaran Apologetika Arkeologi Genosida Lain Persekusi Sains Sejarah Tokoh

About

Blog "Surat Sukacita" dibangun dengan tujuan untuk memberitakan Injil Keselamatan seluas-luasnya terutama di Indonesia ... Baca selengkapnya

Others

  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms of Service

Follow by Email

Subsribe to get post update from this blog in your email inbox.

Copyright © SURAT SUKACITA. All rights reserved. Template by Romeltea Media