Indonesia memiliki ribuan suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di antara ribuan suku tersebut, terdapat sejumlah suku bangsa yang mayoritas memeluk agama Kristen.
Berikut daftar 12 suku Indonesia yang mayoritas beragama Kristen.
1. Suku Batak
Suku Batak merupakan salah satu suku bangsa terbesar ketiga di Indonesia. Suku ini umumnya menunjuk rumpun yang sebagian besar di wilayah Sumatra Utara. Berdasarkan data sensus tahun 2010, jumlah penduduk Indonesia dari suku Batak adalah 8,5 juta jiwa atau 3,5% dari keseluruhan penduduk Indonesia.
Suku Batak memiliki sub-suku atau sub-etnis di antaranya ialah Batak Angkola, Karo, Mandailing, Pakpak, Simalungun, dan Toba. Mayoritas etnis Batak memeluk agama Kristen Protestan dengan persentase 63% dan Katolik 6%.
Penyebaran Kekristenan di tanah Batak tak bisa lepas dari kerja keras sesosok misionaris kelahiran Jerman, yakni Ludwig Ingwer Nommensen.
Baca Juga: 15 Kota atau Kabupaten Mayoritas Kristen di Indonesia
2. Suku Nias
Suku Nias adalah suku bangsa yang berasal dan mendiami Pulau Nias. Sebagian besar etnis Nias berada di provinsi Sumatra Utara. Sebagian kecil berada di Riau, Sumatra Barat, dan di berbagai daerah di Indonesia.
Mayoritas etnis Nias beragama Kristen. Bahkan, menurut data tahun 2019, penduduk yang tinggal di kabupaten Nias hampir 99% beragama Kristen (Protestan 86% dan Katolik 12%).
Masuknya Kabar Baik ke Pulau Nias awalnya dimulai oleh misi Katolik dari Prancis tahun 1832-1835. Kemudian misi Protestan dibawa oleh Ernst Ludwig Denninger pada tahun 1865. Awalnya pertumbuhan Kristen sangatlah lamban, namun pada abad 20 pertumbuhan Kekristenan di Nias menjadi pesat hingga menjangkau puluhan ribu jiwa.
3. Suku Mentawai
Suku Mentawai adalah penduduk asli kepulauan Mentawai yang secara administratif masuk ke dalam provinsi Sumatra Barat.
Sebelum mengenal agama-agama dari luar Indonesia, suku Mentawai telah memiliki kepercayaan lokal yang disebut Sabulungan. Namun sekarang hampir keseluruhan etnis Mentawai memeluk agama Kristen, baik Protestan maupun Katolik.
Salah satu gereja lokal dari suku Mentawai adalah Gereja Kristen Protestan Mentawai (GKPM) yang berdiri pada 9 Juli 1916 dan kini memiliki puluhan ribu jemaat.
4. Suku Dayak
Suku Dayak adalah suku bangsa yang menduduki pedalaman pulau Kalimantan. Suku Dayak memiliki ratusan sub-etnis yang berada di Indonesia. Kendati terbagi ratusan sub-etnis namun semua etnis Dayak memiliki kesamaan dalam budaya yang khas.
Awalnya etnis Dayak menganut agama leluhur yakni Kaharingan, namun seiring waktu berpindah dan memilih Kekristenan. Dewasa ini, agama Kristen menjadi umum bagi etnis Dayak, bahkan menjadi mayoritas, baik Protestan maupun Katolik.
5. Suku Minahasa
Suku Minahasa merupakan suku bangsa yang mendiami utara pulau Sulawesi. Suku ini berasal dari Semenanjung Minahasa.
Agama asli suku Minahasa adalah Tonaas Walian yang memiliki sejumlah penganut. Kini mayoritas dari suku Minahasa menganut agama Kristen Protestan dengan persentase 74% dan Kristen Katolik 6%.
6. Suku Talaud
Suku Talaud merupakan suku yang menduduki provinsi Sulawesi Utara, lebih tepatnya di kawasan kepulauan Sangir, kabupaten Talaud. Suku Talaud memiliki enam dialek bahasa, namun sebagian besar menggunakan bahasa Melayu-Manado untuk berbicara sehari-hari.
Suku Talaud mulanya telah memiliki kepercayaan lokal. Sekarang, agama yang banyak dianut oleh etnis Talaud adalah Kristen Protestan. Salah satu gerejanya yang terkenal adalah Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) yang berdiri tahun 1947 dan beraliran Protestan Calvinis.
7. Suku Pamona
Suku Pamona atau yang lebih akrab disebut sebagai suku Poso merupakan suku yang mendiami wilayah kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Kekristenan masuk ke wilayah Poso sekitar tahun 1892. Hampir keseluruhan etnis Pamona memeluk agama Kristen Protestan. Salah satu gereja Protestan terbesar di Sulawesi Tengah adalah Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), yang berdiri independen pada tahun 1947. Kini agama Kristen diterima secara umum dan menjadi agama rakyat.
8. Suku Toraja
Suku Toraja adalah suku yang mendiami pegunungan utara Sulawesi Selatan dengan populasi berkisar 1 juta jiwa. Terdapat tiga agama yang dipeluk suku Toraja, yakni Kristen, Islam, dan kepercayaan leluhur yang dikenal dengan nama Aluk To Dolo.
Mayoritas etnis Toraja memeluk agama Kristen, Protestan sekitar 65% dan Katolik 16%. Salah satu gereja yang merupakan bagian dari Protestan sekaligus suku Toraja adalah Gereja Toraja di Sulawesi Selatan.
Meskipun namanya Gereja Toraja, kenyataannya gereja ini terbuka bagi suku-suku lainnya. Gereja ini merupakan lembaga gereja terbesar di Sulawesi Selatan. Ibadah di dalam Gereja Toraja menggunakan dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan juga bahasa Toraja.
9. Suku Ambon
Suku Ambon merupakan suku terbesar di Maluku. Suku ini berasal dari kepulauan Ambon dan banyak tersebar ke berbagai daerah di Indonesia. Suku ini berbahasa Melayu Ambon yang masih termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia.
Dalam sejarah Kekristenan di Ambon, agama Kristen datang dalam dua bentuk, Katolik Roma yang dibawa bangsa Portugis dan Protestan yang dibawa Belanda. Kini mayoritas suku Ambon beragama Kristen Protestan dan sisanya Katolik serta agama lainnya.
10. Suku Tobelo
Suku Tobelo merupakan suku bangsa yang mendiami daerah semenanjung utara pulau Halmahera, Maluku Utara, dan sebagian lagi di daratan pulau Morotai. Suku Tobelo berbicara dengan bahasa Tobelo.
Dulu suku Tobelo telah memiliki kepercayaan kuno. Kini, sebagian besar etnis Tobelo memeluk agama Kristen Protestan. Agama Kristen diterima suku Tobelo masihlah sangat baru, yaitu pada tahun 1980-an setelah beberapa kali ditolak.
11. Suku Atoni
Suku Atoni adalah suku bangsa yang tinggal di wilayah Timor Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur. Populasi etnis Atoni diperkirakan mencapai 600.000 jiwa.
Suku Atoni awalnya menganut kepercayaan leluhur, namun kini mayoritas suku Atoni beragama Kristen Protestan.
Baca Juga: 6 Provinsi dengan Persentase Agama Kristen Tertinggi di Indonesia
12. Suku Asmat
Suku Asmat merupakan suku bangsa yang mendiami Papua Selatan. Suku ini terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama tinggal di pesisir pantai, sedangkan kelompok kedua tinggal di pedalaman. Uniknya keduanya memiliki dialek dan cara hidup yang saling bertentangan.
Kabupaten Asmat, yang penduduk aslinya juga suku Asmat, tahun 2020 diperkirakan penduduknya berjumlah lebih dari 100.000 jiwa. Mayoritas memeluk agama Kristen dengan persentase 93% (Katolik 58% dan Protestan 35%).
Penutup
Itulah 12 suku Indonesia yang mayoritas beragama Kristen. Masih ada sejumlah suku-suku lainnya yang mayoritasnya beragama Kristen. Kendati demikian, semoga artikel ini menambah wawasan kita untuk mengenal keberagaman dan kekayaan di Indonesia.