• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Disclaimer

SURAT SUKACITA

Blog tentang Kekristenan

  • Home
  • Ajaran
  • Apologetika
  • Sejarah
  • Arkeologi
  • Tokoh-tokoh
  • Lainnya

Saturday, October 22, 2022

Home » Lain » 7 Perbedaan Ortodoks dan Katolik

7 Perbedaan Ortodoks dan Katolik

  Only Truth     Saturday, October 22, 2022
Patriark Bartolomeus dan Paus Fransiskus
(kiri) Patriark Bartolomeus dan Paus Fransiskus (kanan)

Setelah pembahasan mengenai perbedaan antara Katolik dan Protestan, seyogianya kita juga mengetahui perbedaan Katolik dengan Ortodoks.


Jauh sebelum reformasi Protestan, Kekristenan telah terbagi dalam dua, yakni barat dan timur. Skisma Timur-Barat ini terjadi pada tahun 1054. Kekristenan di Barat menyebut diri sebagai Katolik, sedangkan yang berada di Timur menyebut diri sebagai Ortodoks.


Meskipun keduanya sama-sama memiliki sifat Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik, serta merupakan Gereja perdana yang masih eksis sampai sekarang, namun ternyata ada sejumlah perbedaan di antara keduanya.


Apa saja perbedaannya? Simak penjelasan di bawah ini mengenai perbedaan antara Ortodoks dan Katolik.


1. Pengakuan terhadap Paus

Sama halnya dengan Protestan, Gereja Ortodoks tidak mengakui supremasi Paus yang memiliki otoritas atas seluruh gereja di dunia. Ortodoks tak mengakui figur Paus yang berkuasa terhadap yurisdiksi gereja-gereja dunia.


Gereja Ortodoks memang mengakui bahwa Petrus menempati posisi spesial di antara Para Rasul sebagai primus inter pares atau "yang pertama di antara yang setara". Namun klaim mengenai supremasi kepausan ditentang oleh Ortodoks dengan alasan bahwa klaim ini tidak memiliki dasar di Kitab Suci dan tak disebut dalam catatan bapa-bapa Gereja.


Selain itu, Ortodoks menganggap bahwa satu-satunya Kepala Gereja adalah Kristus, seperti yang tertulis dalam Injil (Ef 1:22; Kol 1:18). Ini didasarkan pada Injil yang tak pernah menunjuk Petrus sebagai kepala Gereja dan tak ada dasar bahwa ia memiliki supremasi di antara Para Rasul lainnya.


Baca Juga: 12 Murid Yesus: Kisah Hidup, Pelayanan, hingga Kematian


2. Filioque

Filioque adalah klausa Latin yang berarti "dan [dari] Putra" yang ditambahkan dalam Kredo Nikea. Meskipun klausa ini nampak sederhana, namun telah menjadi ujung perdebatan yang membedakan antara Katolik dengan Ortodoks.


Klausa ini disisipkan pada naskah aslinya, sehingga berbunyi, "Aku percaya akan Roh Kudus ... yang keluar dari Sang Bapa dan Sang Putra". Penambahan ini diterima oleh umat Katolik namun ditolak oleh umat Ortodoks.


Keberatan Gereja Timur atau Ortodoks adalah karena sisipan kecil ini dapat mengubah keseimbangan teologi mengenai Trinitas, sebab Filioque seolah telah membuat kedudukan Roh Kudus lebih rendah dari Sang Putra (Yesus Kristus).


Selain dapat menggeser pemahaman Trinitas, penambahan Filioque dianggap oleh Gereja Ortodoks tak sesuai dengan perkataan Kristus sendiri pada Yohanes 15:26, bahwa Roh itu keluar dari Bapa.


3. Purgatorium

Perbedaan berikutnya antara Ortodoks dan Katolik adalah mengenai apa yang terjadi setelah manusia mati. Gereja Katolik berpandangan bahwa mereka yang telah tiada akan pergi ke Api Penyucian.


Sederhananya Api Penyucian adalah tempat atau kondisi bagi mereka yang telah meninggal dalam rahmat dan persahabatan dengan Tuhan namun belum sepenuhnya disucikan.


Di lain sisi, Ortodoks tidak mempercayai doktrin purgatorium. Kendati demikian, Gereja Ortodoks memiliki gagasan yang sama dengan Katolik bahwa mereka yang telah meninggal mengalami masa penantian antara sekarang dan Penghakiman Terakhir yang akan datang.


4. Tanda Salib

Umat Katolik dan Ortodoks sama-sama membuat tanda salib oleh sebab tradisi yang diteruskan. Namun perbedaan antara keduanya adalah bagaimana tanda salib itu dibuat pada tubuh.


Ketika membuat tanda salib di bahu, Katolik akan melakukannya dari kiri ke kanan, sedangkan Ortodoks sebaliknya. Mereka membuat tanda salib dari bahu kanan ke bahu kiri.


5. Patung dan Ikon

Perbedaan yang lebih nampak dari luar adalah penggunaan patung dan ikon. Ketika berkunjung ke Gereja Katolik, banyak patung yang akan dijumpai.


Namun berbeda dengan Gereja Ortodoks yang sama sekali tak menggunakan patung. Dalam hal ini Gereja Ortodoks justru menggunakan ikon atau gambar.


6. Hosti

Hosti atau roti sakramen yang digunakan saat perayaan Ekaristi juga menjadi pembeda antara Ortodoks dan Katolik. Jika Katolik menggunakan roti tak beragi, Ortodoks justru menggunakan roti beragi yang dikenal sebagai prosforon.


Meskipun sebatas perbedaan roti yang digunakan, nyatanya keduanya sempat terseret ke dalam masalah perselisihan. Perselisihan itu bahkan menyebabkan sejumlah gereja diserang karena tak adanya kesamaan penggunaan roti. Ujung dari perselisihan ini berimbas saling meng-ekskomunikasi satu sama lain.


7. Kehidupan Imam

Perbedaan terakhir adalah mengenai kehidupan para romo atau imam. Dalam Gereja Katolik, seorang imam wajib hidup selibat dan tak menikah agar dapat memfokuskan dirinya pada Kristus dan Gereja-Nya.


Dalam hal ini, Gereja Ortodoks memberi pilihan bagi seorang calon imam, apakah ia akan menikah atau ingin hidup selibat. Pilihan ini ada oleh sebab didasarkan pada ayat di Kitab Suci yang menjelaskan bahwa Rasul Petrus sendiri juga menikah (Mat 8:14).


Seorang imam "putih" dapat menikah dan melayani suatu paroki, sedangkan imam "hitam" tidak menikah dan menjadi biarawan. Seorang imam hitam sajalah yang dapat menjadi uskup atau naik ke tingkat hierarki Gereja selanjutnya.


By Only Truth at October 22, 2022
Labels: Lain

No comments:

Post a Comment

Recent Posts

Popular Posts

  • Allah Tritunggal dalam Iman Kristen
  • Apakah Kristen dan Nasrani sama?
  • Yesus tidak Membawa Damai, tapi Pedang?
  • Arti Sesungguhnya dari Nama Kristen | Makna dan Sejarah
  • Kematian Yudas: Bukti Kontradiksi dalam Alkitab?

Labels

Ajaran Apologetika Arkeologi Genosida Lain Persekusi Sains Sejarah Tokoh

About

Blog "Surat Sukacita" dibangun dengan tujuan untuk memberitakan Injil Keselamatan seluas-luasnya terutama di Indonesia ... Baca selengkapnya

Others

  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms of Service

Follow by Email

Subsribe to get post update from this blog in your email inbox.

Copyright © SURAT SUKACITA. All rights reserved. Template by Romeltea Media